Selasa, 21 Maret 2017

AKIBAT LAWAN ARAH, 1 NYAWA MELAYANG

Satu Luka Berat, Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit
petugas saat mengecek keadaan motor CB akibat kecelakaan
sumber : M. Fikri Zulfikar/Radar Kediri/JawaPos.Com


BERITA UTAMA
Kediri – 22 Maret 217. Kecelakaan maut yang terjadi di jalan Veteran, Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto pada hari Senin, 13 Maret 2017 memakan 2 korban. Akibatnya, 1 orang meninggal saat perjalanan menuju rumah sakit.
 Seorang ibu yang bernama Nunung Pusporini, umur (49 tahun), warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, melaju cukup kencang dari arah timur ke barat.
Bu Nunung mengendarai motor Yamaha Xeon putih AG 3410 BZ di jalur kiri. Namun, saat sudah mendekati perumahan Anjasmoro, ia tiba-tiba berbelok ke arah utara. Saat berbelok dan sudah sampai di jalur kanan, ternyata dilain arah ada sebuah sepeda motor Honda CB AG 4642 EO yang dikendarai oleh anak yang bernama Rama Dhea Wildhan Azizi, 18 pelajar asal Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan diatas rata-rata dan menabrak ibu tersebut.
Menurut Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan ini bermula saat kedua motor sama-sama melaju dari arah yang berlawanan dengan keadaan pengguna sepeda motor CB AG 4642 EO tersebut melaju kencang.
Kecelakaan tidak bisa dihindarkan dikarenakan jarak mereka yang sangat dekat. Sehingga kecelakaan tersebut tidak dapat dihindari.
Bu Nunung tertabrak kendaraan lawan dan terlempar sekitar 10meter dari tempat tabrakan. Ia sempat dalam keadaan kritis sebelum dilarikan ke rumah sakit. Namun, pada saat dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan kritis, bu Nunung tidak dapat bertahan sehingga meninggal dunia dalam perjalanan.
 Rama, anak smk yang menabrak Bu Nunung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka parah dibagian kepala. Ia pun selamat dari kecelakaan maut ini.
Saat mendapat informasi kecelakaan, polisi langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dibantu oleh warga sekitar sana, 2 korban kecelakaan ini dibawa menggunakan mobil bak untuk dilarikan ke rumah sakit.
2 kendaraan ini mengalami rusak yang cukup parah sehingga motor tersebut dibawa ke Mako Lantas sebagai barang bukti kecelakaan tersebut.
Kecelakaan ini terjadi pada petang hari sekitar pukul 18.30 WIB. Sesaat setelah kejadian, banyak warga yang berdatangan untuk bertanya-tanya kepada beberapa saksi mata yang ada TKP.



BERITA PENDUKUNG
Januar ( 18 Tahun ) Mahasiswa Universitas Brawijaya
Pada saat saya sedang mengendarai motor dengan teman saya, saya melihat banyak warga dan banyak polisi yang berkumpul di jalan Veteran sebrang perumahan Anjasmoro. Saya melihat ibu-ibu yang sudah terkapar di jalanan dengan darah yang bercucuran. Dan saya juga melihat seorang laki-laki yang masih muda juga terkapar di jalan dengan keadaan kepala yang terluka parah.
Babeh ( 55 tahun ) Seorang penjual makanan di sekitar jalan veteran
Pada saat saya ingin berjualan dan sedang membereskan dagangan saya, tiba-tiba saja terdengar suara tabrakan yang cukup kencang. Saya dengan tanggap langsung lari ke TKP untuk melihat peristiwa tersebut. Si ibu ini tertabrak motor lawannya kemudian terlempar cukup jauh. Kemudian warga sekitar langsung mengerubungi 2 korban tersebut. Salah satu warga menelfon polisi untuk datang ke TKP. Kira-kira sekitar 10menit kemudian polisi datang untuk mengevakuasi 2 korban tersebut.

Bima (18 tahun ) Mahasiswa Universitas Brawijaya
Waktu saya ingin membeli makan di sekitar jalan Veteran, saya melihat 2 korban yang sudah tergeletak di jalanan. Kemudian, pada saat saya bertanya dengan warga sekitar, ternyata telah terjadi kecelakaan maut. Yang saya lihat, ada seorang korban laki-laki dan ada seorang ibu-ibu. Ibu-ibu tersebut terlihat bernafas dengan terengah-engah. Tidak lama kemudian, 2 korban tersebut dibawa ke rumah sakit terdekat menggunakan mobil bak.

Angel ( 17 tahun ) Mahasiswa Universitas Brawijaya

Saya berniat untuk pulang kea rah kost dan posisi saya baru saja keluar dari supermarket yang berada di jalan Veteran. Kemudian ada sebuah motor yang cukup kencang melaju dari arah barat menuju ke timur. Tak lama kemudian langsung terdengar bunyi benturan yang cukup keras. Saya pun berlari dan melihat apa yang terjadi. Ternyata motor yang saya lihat melaju dengan kencang ini menabrak ibu-ibu.  Dan pada saat itu pun seketika masyarakat ramai mengerubungi kejadian tersebut hingga motor-mobil yang berlalu lalang pun berhenti untuk sekedar bertanya mengenai kejadian yang ada ditempat.

Rabu, 15 Maret 2017

YUK, INTIP PROGRAM BARU EKM



KETIGA ANGGOTA EKM UB 2017


Kediri – 15 Maret 2017. Setelah melakukan grand launching EKM UB, anggota Kementerian Luar Negeri sudah membuat program yaitu “DIARI MENGAJAR” yang kepanjangannya adalah Dedikasi untuk Anak Negeri. Program ini akan dimulai dalam waktu dekat ini.
“tanggal 25 Maret 2017 akan dimulainya Diari Mengajar” Ujar Rama Humam, Kementerian Luar Negeri.
Program ini juga akan dilaksanakan di lokasi yang tidak jauh dari Universitas Brawijaya Kampus III.
“kita akan memulai program ini di Taman Baca Anak-Anak Jl. Botolengkot, Mojoroto”. Ujar Faiz Arsyad, Dirjen Kastrat Luar Negeri.
Diari Mengajar ini adalah sebuah kegiatan dimana memberikan pencerdasan dalam bentuk pendidikan secara formal dan berusaha melakukan perubahan yang efeknya berdampak panjang. Sasarannya adalah siswa siswi setara Sekolah Dasar. Program ini adalah bentuk kepedulian dari mahasiswa terhadap sosial masyarakat dalam bentuk pendidikan. Acara ini memiliki aspek yang akan ditanamkan kepada siswa-siswa Sekolah Dasar diantaranya: fisik, mental, kecerdasan, dan kreatifitas.
“acara ini akan menjadi acara rutinan yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali” ujar Hafiz Wisnu, Sekjen.

Program ini wajib diikuti oleh seluruh anggota EKM UB dan Volunteer. Pendaftaran menjadi volunteer  pun akan segera dibuka. Jadi, siapa yang ingin ikut mengabdi dalam program Diari Mengajar? Jangan lupa ya untuk mendaftarnya. 

Selasa, 14 Maret 2017

AKIBAT LAWAN ARAH, 1 NYAWA MELAYANG


GAMBAR ILUSTRASI KECELAKAAN MOTOR



Kediri - 14 Maret 2017. Kecelakaan yang terjadi di jalan Veteran pada hari Senin, 13 Maret 2017 (kemarin) memakan 2 korban. Seorang ibu yang mengendarai motor hendak berbelok ke arah jalan raya. Kemudian dilain ara ada sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh anak smk melaju dengan kecepatan diatas rata-rata dan menabrak ibu tersebut. kedua korban tersebut dibawa oleh warga dan polisi ke rumah sakit terdekat.
“korban yang meninggal adalah ibu-ibu. Sedangkan anak smknya mengalami patah kaki” ujar Bagas, saksi mata.
Kecelakaan ini terjadi pada petang hari. “sekitar maghrib pukul 18.30” ujar Januar, saksi mata.
Saat dicari identitas korban yang meninggal, tidak ditemukan identitasnya karena dompetnya hilang. “tasnya hilang. Sampe dicari di selokan pun tidak ditemukan tas korban” ujar Dipa, saksi mata. 
Sesaat setelah kejadian, banyak warga yang berdatangan untuk bertanya-tanya kepada beberapa saksi mata yang ada TKP.

D  &  N

Kamis, 09 Maret 2017

HIDUP SEHAT ALA LADIES FIT CLUB

Kediri – 8 Maret 2017,

B
erbahagialah warga Kediri yang ingin kurus namun dengan cara sehat. Mengapa? Karena disini telah dibuka Ladies Fit Club pada tanggal 1 Maret. Ya, pada tanggal itu, Fitness Club Ladies ini melakukan soft opening dan pada tanggal 1 April nanti, akan dilakukan Grand Opening. Program-program yang disediakan oleh Ladies Fit Club ini ada dua yaitu  Ladies Gymnastic dan Program Pengelolaan Badan.

Lokasi Fit Club ini berada di Jalan Veteran no 58B. Sebagai Owner sekaligus Officer, Fitria N J, mengatakan bahwa ia merasa bahwa lokasi yang ia ambil sudah cukup strategis.  Ia membangun usaha ini juga berkat kegigihan dan kerja kerasnya.

“karena saya suka gaya hidup sehat aktif” ujar Fitria, Owner sekaligus Officer Ladies Fit Club.
Kemudian, sudah banyak anggota yang mendaftarkan diri di Fit Club ini. 

Sebagai contohnya saja salah satu Customer Ladies Fit Club ini mengikuti programnya karena “ingin merubah pola makan yang gak sehat jadi sehat. Karena menurut riset orang gemuk lebih gampang terserang penyakit. Dan juga ingin memiliki berat badan yang ideal”
 ujar Ike, anggota Fit Club Ladies.

Selain Ike, ada juga Desi yang mendaftarkan diri menjadi anggota. “soalnya pengen diet, sepertinya disitu terpercaya”


BEBERAPA CUSTOMER LADIES FIT CLUB



D      &     N

Selasa, 07 Maret 2017

MENGINTIP TAMAN BARU DI KEDIRI

MENGINTIP TAMAN BARU DI KEDIRI


Kediri, 3 Maret 2017
T
aman yang terletak di Kecamatan Mojoroto ini mulai dibuka oleh Pemkot Kediri pada tanggal 31 Desember 2016. Taman ini dikenal dengan nama Taman Sekartaji. Walaupun belum tertata rapi, taman ini sudah ramai oleh pengunjung. Ada yang bermain sepatu roda, jalan santai bersama keluarga, dan ada yang hanya duduk-duduk di bawah pohon yang rindang. Bukan hanya warga Kediri saja yang datang ke taman ini, namun ada juga warga tulungagung yang datang. “saya ingin ke tempat sudara saya di Kediri, namun saat melihat taman ini sangat ramai pengunjung, saya penasaran dan singgah sebentar, ternyata suasana enak untuk berjalan santai”
ungkap Bu Desi saat ditemui di Taman Sekartaji. Taman ini sangat sering ramai dikunjungi masyarakat pada saat sore hari dan minggu pagi. Tidak hanya tempat nya yang strategis tetapi juga taman ini didapati banyak dijadikan spot untuk berfoto para remaja kota Kediri.


SUASANA PAGI HARI DI TAMAN SEKARTAJI

Namun masih terdapat sepinya lingkungan taman ini, banyak warga yang mengharapkan akan segeranya dibuka foodcourt di sekitar taman ini. “kalo banyak tempat makan pasti akan jauh lebih enak dan ramai kata Arya, warga Kediri. Kemudian, kurangnya penerangan dalam taman ini juga butuh perhatian dari Pemkot setempat. “kalau dating kesini di malam hari memang kurang menyenangkan karena kurangnya cahaya lampu yang di pasang”  kata Bagas, warga Kediri.



D  &  N

Kamis, 02 Maret 2017

EKM UB MEMPERKENALKAN WAJAH BARU



Kediri, 2 Maret 2017
Universitas Brawijaya kampus III telah melakukan grand launching wajah-wajah baru EKM atau Eksekutif Keluarga Mahasiswa pada tanggal 1 Maret 2017 kemarin. Disini, ada 4 kementerian, sekretaris jendral, dan sekretaris kabinet  yang ada dalam EKM tahun ini.
Presiden EKM yang terpilih pada tahun ini bernama Ryan Hafidhin, mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi jurusan Administrasi Bisnis angkatan 2013.
EKM ini memang baru terbentuk, ternyata mereka sudah memiliki acara untuk Universitas Brawijaya kampus III.

WAWANCARA DENGAN DIRJEN SOSIAL MASYARAKAT EKM UB 

 “Pengabdian masyarakat, bina desa, Brawijaya mengajar. Jadi itu akan rutin dilakukan setiap bulan dan akan dimulai pada bulan April”
ujar Ike, Dirjen Sosial Masyarakat.
Kemudian, banyak mahasiswa yang ingin menjadi anggota EKM karena memiliki keinginan yang kuat untuk membangun Universitas Brawijaya kampus III.
 “Karena ingin berorganisasi dan kontribusi buat kampus demi pengembanan kampus UB 3” ujar Ozy, staff Kementerian Luar Negeri.
Biasanya, dalam mengadakan rapat EKM ini, mereka berkumpul di ruangan Sekertariat Bersama yang berlokasi di samping gazebo Universitas Brawijaya Kampus III. Mereka bisa sampai larut malam jika sedang mengadakan rapat. 
Dan mereka juga tidak memiliki kata libur untuk mengabdi menjadi anggota EKM. Walaupun mereka tidak memiliki libur, mereka masih bisa mengatur waktu mereka untuk mengerjakan tugas kuliah.
 “Pinter mengantur waktu saja” ujar Sasa, staff Sekretaris Jendral/SPI.
Nah, adakah yang berminat menjadi anggota EKM periode selanjutnya..?


D & N